Kota yang disebut dengan "kota tenda putih" adalah Mina yang mampu menampung jutaan jemaah haji, selama 6 hari, sejak tanggal 8-13 Dzulhijah. Jemaah haji berada di Mina untuk bermalam dan melontar jumrah sebagai tahap akhir pelaksanaan ibadah haji.Tenda-tenda yang ada di Mina merupakan tenda tahan api yang dirancang secara khusus, mampu menahan suhu panas hingga 700 derajat celcius. Luas Mina 650 hektar, terdiri dari daratan yang luas, lembah dan pegunungan. tinggi dan terjal di sebelah Utara dan Selatan dan di timur berada Wadi Muhasar. Wilayah Mina merupakan tempat penting bagi umat islam, termasuk Jamarat tempat bagi jemaah haji melontar setan. Tak jauh dari situ, hanya berjarak 100 m terdapat masjid Al-Khaif. Di Mina juga tersedia rumah sakit, pusat pelayanan kesehatan dan fasilitas lainnya. Jamarat Jembatan Jamarat memiliki panjang 900 meter dan lebar 80 meter, terdiri dari 5 lantai, yang dibangun dengan biaya 4,5 miliar Saudi Riyal. Jembatan ini dirancang sedemikian rupa, sehingga ke depan dapat dibangun menjadi 12 lantai mampu menampung 5 juta jemaah haji. Jembatan ini memiliki tiga terowongan, 11 untuk pintu masuk dan dan 12 pintu keluar, dilengkapi dengan landasan helikopter, dan memiliki sistem pendingin berupa semprotan air, guna menjaga suhu 29 derajat celcius, seperti dilansir Arabnews.com. Jembatan Jamarat juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti, pertokoan, restoran, tikang cukur dan toilet, layanan medis dan petugas keamanan. Jembatan ini dipantau oleh sejumlah kamera CCTV yang dikendalikan melalui ruang operasi utama, sehingga memungkinkan petugas keamanan mengambil tindakan, jika terjadi keadaan darurat. Jamraat merupakan daerah yang terletak di bagian barat Mina, dengan luasr 20 hektar terdiri dari Jamarat Ula, Wustha dan Aqaba, tempat melontar jemaah haji selama 3-4 hari berada di Mina. Di dekat Jamarat juga terdapat 6 bangunan hotel baru, dengan 12 lantai, yang mampu menampung 20.000 jemaah, seluas sekitar 25.000 meter persegi. Pembangunan hotel tersebut sebagai bagian dari proyek pengembangan Jamarat, yang nantinya mampu menampung sekitar 1 juta jemaah haji. Dewan Ulama Tertinggi Arab saudi telah menyetujui pembangunan gedung-gedung. Tersebut. Rumah Sakit Di Mina terdapat 3 rumah sakit, yaitu RS Wadi Mina, yang telah selesai direhab pada awal tahun ini memiliki 194 tempat tidur, 45 unit perawatan intensif, 25 unit perawatan akibat sengatan matahari dan ruang perawatan untuk observasi dan mimiliki 2 kamar operasi. RS Al-Jisr Mina memiliki 140 tempat tidur , 28 unit perawatan intensif, serta 4 kamar operasi dan klinik untuk rawat jalan. RS Mina New Road memiliki kapasitas 50 tempat tidur dengan bangunan berlantai dua. Di Mina juga terdapat 8 rumah pemotongan hewan, dengan kapasitas 1,5 juta hewan, yang terletak do Muaisim, sebelah timur lembah Mina. Pemotongan hewan ini dibangun pemerintah dan diawasi oleh Bank Pembangunan Islam. Selama ini, jemaah haji memotong hewan kurban di dekat Jamarat, yang tidak higienis dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Daging kurban dari tempat tersebut, sebagian besar dikirim kepada fakir miskin di sekitar 27 negara. Di wilayah Mina terdapat 25 terowongan menuju ke Mekah, serta 41 jembatan dan jembatan layang dengan total panjang lebih dari 70 km. Disediakan juga jalan bagi pejalan kaki sepanjang 4,5 km dan lebar 30 meter dari Mina mengarah ke Jamarat serta memiliki empat terowongan dan dua jembatan layang. (depag.go.id) |